Kumpulan Contoh Pantun Nasehat, Agama, Pendidikan, Teka-Teki, Pantun Anak dan Pantun Jenaka

Kumpulan Contoh Pantun Nasehat, Agama, Pendidikan, Teka-Teki, Pantun Anak dan Pantun Jenaka
via pinimg.com

Pantun merupakan jenis puisi lama yang masih bisa kamu nikmati hingga saat ini. biasanya pantun digunakan dalam pelajaran Bahasa Indonesia atau berbagai acara adat dan komedi program-program televisi.

Berdasarkan pengertiannya, pantun adalah puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat baris dan memiliki sampiran dan isi.

Ada banyak sekali contoh pantun yang ada seperti pantun jenaka, pantun nasihat dan masih banyak lainnya.

Sebelum masuk ke jenis-jenis pantun, ada baiknya kamu perlu tahu ciri-ciri pantun terlebih dahulu. Berikut ini adalah ciri-ciri pantun yang harus kamu tahu.

  1. Setiap bait terdiri dari empat baris
  2. Terdiri dari 8-12 suku kata
  3. Berirama a-b-a-b
  4. Memiliki sampiran dan isi.

Jadi, jika sebuah pantun tidak memiliki ciri-ciri di atas, maka hal tersebut bukanlah pantun. Untuk lebih jelasnya, yuk simak jenis-jenis pantun di bawah ini.

1. Pantun Nasihat

Pantun nasihat adalah sebuah pantun yang sisinya untuk memberikan nasihat, hibauan, atau anjuran kepada seseorang ataupun suatu masyarakat.

Pantun ini juga memiliki tujuan untuk menyampaikan sebuah pesan didikan dan moral adapun contoh pantun nasihat seperti di bawah ini.

Berakit-rakit ke hulu

Berenang-renang ke tepian

Bersakit-sakit dahulu

Bersenang-senang kemudian

 

Jika kamu berada di Yogyakarta

Jangan lupa mampir beli bakpia

Jika kamu sudah berjaya

Jangan lupa dengan sesama

 

Jika ada kasur yang basah

Jemurlah kasur di tanah datar

Jika teman berbuat salah

Nasihatilah supaya sadar

 

Daripada masakan basi

Lebih baik makanan baru

Dari pada saling memaki

Lebih baik saling membantu

 

Dijalan tak sengaja berjumpa daun sugi

Ingat manfaat, lantas cepat dibawa

Tiada belajar tiada rugi

Kecuali diri sendiri di masa tua

 

Sawah bertumbuh di atas petak

Bukan di gedung sebuah kota

Mulia insan ada di akhlak

Bukan di harta atau di rupa

 

2. Pantun Jenaka

Pantun jenaka adalah pantun yang lucu. Tujuan dari pantun ini adalah untuk menghibur pembaca dan pendengarnya.

Tidak hanya untuk menghibur, namun kadang pantun jenaka juga digunakan untuk menyindir kondisi masyarakat namun dikemas dalam pantun yang lucu. Adapun contoh pantun ini adalah sebagai berikut.

Duduk manis di bibir pantai

Lihat gadis, aduhai tiada dua

Masa muda kebanyakan santai

Sudah renta sulit tertawa

 

Tukang bangunan memegang paku

Pakunya terbang terkena angin

Hati siapa yang tak galau

Melihat gajah makan es lilin

 

Kutub utara kutub selatan

Banyak pinguin olahraga senam

Pergi tamasya ke kebun binatang

Untuk melihat buntut kuda dikepang

 

Paman ke sawah menanam padi

Padi ditanam dimangsa burung

Suara letusan gunung berapi

Terdengar kaget rambut pun kuncung

 

Terlihat silau keemasan

Ternyata nenek unjuk gigi

Ingin ke pantai untuk liburan

Melihat hiu pakai bikini

 

Burung terbang memakai topi

Terbang ke awan seperti mimpi

Tertawa hati karena geli

Melihat kuda asyik bernyanyi

 

3. Pantun Agama

Pantun agama adalah sebuah pantun yang isinya membahas hubungan antara manusia dengan penciptanya.

Tujuan dari pantun ini adalah untuk memberikan pesan moral kepada pembaca dan pendengar.

Namun, dalam pantun agama hal-hal yang diajarkan lebih spesifik kepada nilai-nilai agama. Contoh pantun agama adalah sebagai berikut:

Buat patung untuk dijual

Patungnya terbuat dari tanah

Jika kau ingin beramal

Pahami makna istiqomah

 

Kalau sudah duduk berdamai

Jangan lagi diajak perang

Kalau sunnah sudah dipakai

Jangan lagi dibuang-buang (Tenas Effendy)

 

Lihat bibi jualan jamu

Terserat rasa ingin membeli

Lihatlah jendela dunia dengan ilmu

Carilah ilmu dengan mengaji

 

Pergi ke pasar membeli kerang

Kerangnya dimasak dengan sayur

Jika masih merasa kurang

Pertanda hati yang tak bersyukur

 

Di gudang tercium bau tikus mati

Bangkainya dibuang ke tempat sampah

Setiap hari mengais rezeki

Jadilah kaya dengan sedekah

 

Pergi ke hajatan biar dapat jenang

Tergurat pesona kembang mayang

Jika hati terasa tak tenang

Obatilah dengan sembahyang

 

4. Pantun Teka-Teki

Pantun teka-teki adalah sebuah pantun yang berisi sebuah pertanyaan. Tujuan dari pantun ini adalah untuk menghibur pendengar atau pembacanya. Contoh pantun teka-teki adalah sebagai berikut.

Terendak bentan lalu dibeli

Untuk pakaian, saya turun ke sawah

Kalaulah tuan bijak bestari

Apa binatang kepala di bawah?

 

Gula pasir gula jawa

Diminum bersama es kelapa

Jika dikau bijaksana

Apa binatang yang banyak kakinya (lipan)

 

Bunga mawar enak dipandang

Dihinggap satu dua belalang

Bila dika suka berenang

Apa binatang seperti bintang (bintang laut)

 

Bunga melati bunga kamboja

Syahdu nan harum baunya

Jika dikau berilmu katanya

Apa buah nan gurih rasanya (kelapa)

 

Bandana dipakai di kepala

Siapa melihat akan terpesona

Hidup berputar laksana roda

Kue berambut di dalam gula jawa (klepon)

 

Makan nasi dengan tangan kanan

Lauknya masih sisa disimpan

Kita manusia atau sapaan

Binatang apa dua kehidupan (amfibi)

 

5. Pantun Anak-Anak

Sesuai dengan namanya, pantun ini diberikan untuk anak-anak. Oleh karena itu, penggunaan bahasanya lebih ringa.

Pantun ini bertujuan untuk mengakrabkan diri dengan anak sekaligus memberikan didikan moral dan pendidikan. Contoh pantun ini seperti:

Makan mie ayam pakai cakar

Nikmatnya sampai ke akar

Jika ingin pintar

Maka rajinlah belajar

 

Kita menari ke luar bilik

Sembarang tari kita tarikan

Kita bernyanyi bersama adik

Sembarang lagu kita nyanyikan

 

Ke toko beli kacamata

Beli satu hanya seribu

Jika memang suka membaca

Maka belilah buku

 

Makan siang sayurnya rebung

Dengan sambal dan lalapan

Rajinlah menabung

Untuk masa depan

 

Mangga jatuh di selokan

Diambil oleh pak mustakin

Jika ingin lulus ujian

Jangan sering bermain-main

 

6. Contoh Pantun Pendidikan

Pantun pendidikan adalah sebuah pantun yang berisi tentang pendidikan baik itu nasihat atau pesan moral.

Pantun ini ditujukan bagi orang yang masih menempuh pendidikan. Adapun contoh pantun pendidikan adalah sebagai berikut:

Terkena hujan pakaian basah

Air hujan mengalir ke hulu

Jika tak ingin salah

Ikutilah petunjuk guru

 

Pergi ke sungai memancing ikan

Memasang umpan agar terkena

Jika kau ingin berwawasan

Maka rajinlah membaca

 

Pergi belanja bersama mama

Membeli celana juga busana

Belajar seperti mengayuh sepeda

Akan berguna sepanjang masa

 

Lihat adik naik komedi putar

Melihat patung kuda liar

Jika kau ingin pintar

Maka rajinlah belajar

 

Begitu luas lautan

Yang harus kita selami

Begitu luas wawasan

Yang harus kita dalami

 

Diantara semak belukar

Ada ular seta mangsanya

Jika rajin dalam belajar

Niscaya pintar dan bijaksana

 

Seekor rusa tengah berlari

Karena ada ular di semak-semak

Amalkan ilmu sehari-hari

Agar tak lupa di dalam benak

 

Pergi ke danau untuk mandi

Airnya bening dingin sekali

Mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi

Proses akan selalu abadi

 

Seperti itulah contoh pantun yang bisa kamu jadikan referensi untuk berpantun. Masih ada banyak lagi contoh pantun dan pastinya kamu juga bisa membuatnya sendiri.

Semoga informasi mengenai pantun ini bermanfaat untuk kita semua.

0 Shares

Leave a Comment